Tampilkan postingan dengan label Penelitian Ilmiah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penelitian Ilmiah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 April 2013

Contoh Latar Belakang atau Rumusan Masalah Sederhana


Judul: Efektivitas Pembelajaran Kontekstual Model Pengajaran Berbasis Masalah dalam Meningkatkan Mutu dan Penguasaan.....Materi Pelajaran ....
Pembangunan Nasional di bidang pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas melalui pendidikan merupakan upaya yang sungguh-sungguh dan terus-menerus dilakukan untuk mewujudkan manusia Indonesia seutuhnya. Sumber daya yang berkualitas akan menentukan mutu kehidupan pribadi, masyarakat, dan bangsa dalam rangka mengantisipasi, mengatasi persoalan-persoalan, dan tantangan-tantangan yang terjadi dalam masyarakat pada kini dan masa depan.
Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia adalah rendahnya mutu pendidikan, khususnya pendidikan dasar dan menengah. Berbagai usaha telah dilakukan untuk menigkatkan mutu pendidikan nasional, antara lain melalui berbagai pelatihan dan peningkatan kualitas guru, penyempurnaan kurikulum, pengadaan buku dan alat pelajaran, perbaikan sarana dan prasarana pendidikan lain, dan peningkatan mutu manajemen sekolah, namun demikian, berbagai indikator mutu pendidikan belum menunjukkan peningkatan yang memadai.
Upaya peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia tidak pernah berhenti. Berbagai terobosan baru terus dilakukan oleh pemerintah melalui Depdiknas. Upaya itu antara lain dalam pengelolaan sekolah, peningkatan sumber daya tenaga pendidikan, pengembangan/penulisan materi ajar, serta pengembangan paradigma baru dengan metodologi pengajaran.
Mengajar bukan semata persoalan menceritakan. Belajar bukanlah konsekuensi otomatis dari perenungan informasi ke dalam benak siswa. Belajar memerlukan keterlibatan mental dan kerja siswa sendiri. Penjelasan dan pemeragaan semata tidak akan membuahkan hasil belajar yang langgeng. Yang bisa membuahkan hasil belajar yang langgeng hanyalah kegiatan belajar aktif.
Apa yang menjadikan belajar aktif? Agar belajar menjadi aktif siswa harus mengerjakan banyak sekali tugas. Mereka harus menggunakan otak, mengkaji gagasan, memecahkan masalah, dan menerapkan apa yang mereka pelajari. Belajar akif harus gesit, menyenangkan, bersemangat dan penuh gairah. Siswa bahkan sering meninggalkan tempat duduk mereka, bergerak leluasa dan berfikir keras (moving about dan thinking aloud)
Untuk bisa mempelajari sesuatu dengan baik, kita perlu mendengar, melihat, mengajukan pertanyaan tentangnya, dan membahasnya dengan orang lain. Bukan Cuma itu, siswa perlu “mengerjakannya”, yakni menggambarkan sesuatu dengan cara mereka sendiri, menunjukkan contohnya, mencoba mempraktekkan keterampilan, dan mengerjakan tugas yang menuntut pengetahuan yang telah atau harus mereka dapatkan.
Dengan menyadari gejala-gejala atau kenyataan tersebut diatas, maka dalam penelitian ini penulis peneliti mengambil judul …….
Rumusan Masalah
Bertitik tolak dari latar belakang diatas maka peneliti merumuskan permasalahannya sebagai berikut:
  1. Bagaimana peningkatan ….
  2. Bagaimana pengaruh …(dalam contoh ini, rumusan masalah masih memiliki beberapa varian)
……………...
Perhatikan, warna biru adalah bentuk gambaran umum sebelum masuk ke inti masalah yang akan diteliti, warna merah adalah deskripsi "tengah" untuk menyambungkan deskripsi umum ke deskripsi yang lebih khusus, dan warna selanjutnya merupakan deskripsi khusus sebelum masuk ke rumusan masalah.
Pada dasarnya semua tulisan maupun hanya sekedar ulasan, memiliki latar belakang. Namun, terkadang dibuat dengan simpel. Satu hal yang penting, bahwa apa yang diungkapakan dalam latar belakang masalah, secara sistematis dikuti oleh isi dan akhir tulisan atau ulasan.

Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Tujuan Laporan Hasil Penelitian


Sebelum menjelaskan tentang penyusunan laporan hasil penelitian, terlebih dahulu penulis mengungkapkan maksud dari ungkapan tersebut. Penyusunan merupakan imbuhan dari kata dasar susun yang berarti: 1) kelompok atau kumpulan yang tidak berapa banyak, tumpuk, 2) seperangkat barang yang diatur atau bertingkat-tingkat, 3) rangkap yang tindih menindih. Namun dalam referensi ini, yang dimaksud dengan penyusunan adalah proses pengaturan dengan menumpuk dan mengelompok secara baik.
Laporan ialah keterangan atau informasi tentang suatu keadaan atau suatu kegiatan berdasarkan fakta. Fakta yang diinformasikan itu berkaitan dengan tanggung jawab yang ditugaskan kepada si pelapor. Fakta yang dilaporkan berdasarkan keadaan obyektif yang dialami sendiri si pelapor (dilihat, didengar, dirasakan sendiri) ketika si pelapor melakukan kegiatan.
Penelitian diartikan sebagai 1) pemeriksaan yang teliti; penyelidikan; 2 kegiatan pengumpulan, pengolahan, analisis dan penyajian data yang dilakukan secara sistematis dan objektif untuk memecahkan suatu persoalan atau menguji suatu hipotesis untuk mengembangkan prinsip-prinsip umum.
Dengan demikian, yang dimaksud penyusunan laporan hasil penelitian, adalah proses pengaturan dan pengelompokan secara baik tentang informasi suatu kegiatan berdasarkan fakta melalui usaha pikiran peneliti dalam mengolah dan menganalisa objek atau topik penelitian secara sistematis dan objektif untuk memecahkan suatu persoalan atau menguji suatu hipotesis sehingga terbuat sebuah prinsip-prinsip umum atau teori. Secara garis besar laporan penelitian terbagi atas:
Laporan penelitian ilmiah yang disebut juga laporan penelitian atau laporan ilmiah. Laporan penelitian ilmiah ialah karya tulis ilmiah yang disusun melalui tahap–tahap berdasarkan teori tertentu dan menggunakan metode ilmiah yang sudah disepakati ole para ilmuwan. Laporan ilmiah pada hakikatnya menyajikan kebenaran ilmiah hasil penelitian, pengamatan dan hasil analisis yang cermat.
Laporan bukan hasil penelitian ilmiah merupakan laporan tentang hal teknis penyelenggaraan kegiatan suatu badan atau instansi seperti laporan keuangan, inventaris dan lain-lain.
Adapun jenis-jenis laporan hasil penelitian adalah sebagai berikut: 1) Laporan lengkap, 2) Catatan penelitian pendek untuk publikasi jurnal akademik, 3) Monografi atau working paper dimana yang diutamakan adalah pengutaraan interpretasi sementara, 4) Makalah atau artikel jurnal akademik, 5) Makalah atau artikel untuk press release untuk menarik perhatian membaca secara lengkap dan 6) buku di mana pengorganisasiannya disesuaikan dengan format buku.
Sedangkan fungsi laporan, antara lain: 1) Memberitahukan atau menjelaskan tanggung jawab tugas dan kegiatan. 2) Memberitahukan atau menjelaskan dasar penyusunan kebijaksanaan, keputusan atau pemecahan masalah. 3) Merupakan sumber informasi dan 4) Merupakan bahan untuk pendokumentasian.
Sementara tujuan laporan, antara lain: 1) Mengatasi suatu masalah, 2) Mengambil suatu keputusan yang lebih efektif. 3) Mengetahui kemajuan dan perkembangan suatu masalah. 4) Mengadakan pengawasan dan perbaikan. 5) Menemukan teknik–teknik baru.
Referensi Makalah®
Kepustakaan:
Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa, Kamus Bahasa Indonesia (Jakarta: Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional, 2008). Modul Belajar, Laporan Hasil Penelitian, http://modul-bi.blogspot.com, Cholid Narbuko dan Abu Achmadi, Metodologi Penelitian, (Cet. III; Jakarta: Sinar Grafika, 2001).

Pengertian Sampel dalam Penelitian


Di dalam kehidupan sehari-hari, tata cara sampling sering dilakukan, baik secara sadar maupun tidak sadar. Seorang ibu rumah tangga sering melaksanakan sampling kalau ingin mencicipi masakannya. Proses menarik sebagian subjek, gejala atau objek yang ada pada populasi disebut sampel.
Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi. Bila populasi besar, dan peneliti tidak mungkin mempelajari semua yang ada pada populasi, misalnya karena keterbatasan dana, tenaga dan waktu, maka peneliti dapat mengunakan sampel yang diambil dari populsi itu. Apa yang dipelajari dari sampel, kesimpulannya akan dapat diberlakukan untuk populasi. Oleh karena itu populasi yang diambil harus betul-betul representatif.
Sampling (kegiatan mengambil sampel dari populasi), berkaitan dengan pembatasan jumlah dan jenis sumber data yang akan digunakan dalam penelitian. Dalam menentukan sumber data, peneliti harus mengetahui siapa dan berapa jumlah orang (narasumber), apa dan di mana aktivitas tertentu serta dokumen apa yang dikaji. Keputusan ini didasarkan atas teknik sampling yang digunakan.
Pada penelitian konvensional, sampel ditentukan berdasar hitungan statistik yang diperkirakan cukup banyak untuk dipakai mewakili masalah yang ada, sehingga dapat menghasilkan suatu generalisasi umum yang bisa diterima. Pada penelitian kualitatif, jumlah sampel lebih ditentukan oleh pertimbangan-pertimbangan yang informatif. Apakah sampel yang dipakai dapat memberikan informasi yang maksimal. Pemilihan dapat dihentikan bila tidak lagi didapatkan informasi-informasi baru yang bisa dijadikan kriteria pemilihan.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa sampel adalah bagian dari populasi yang akan menjadi sasaran penelitian. Suatu penelitian lapangan tidak setiap peneliti mampu menyelidiki obyek yang ada. Hal tersebut disebabkan beberapa pertimbangan, misalnya keterbatasan waktu, tanaga dan biaya. Apabila peneliti mengalami hambatan dalam hal tersebut, peneliti boleh melakukan penelitian sampel.
Referensi Makalah®
Kepustakaan:
Soekitjo Notoatmojo, Metodologi Penelitian Kesehatan, (Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2005). S. Nasutiaon,Metode Reseach, (Jakarta: Bumi Aksara, 2003). Suharsismi Arikunto, Prosedur Penelitian, (Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2002). Imam Suprayogo dan Topbroni, Methodologi Penelitian Sosial Agama (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2003).

Jumat, 12 April 2013


THE ANALYSIS OF THE TRANSLATION TECHNIQUES, METHODS AND 
IDEOLOGIES OF THE CHILDREN STORY BILINGUAL BOOK                                                     
“ FOUR FUNNY ANIMAL STORIES”
SINDE
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

ABSTRACT

This is a research about an analysis of technique, method, and ideology  of children story Four Funny Animal Stories. The aims of this research is to identify the translation techniques applied by the translators in translating children story.Then to analyze the method and ideology of translation.  The method 
applied  in the research is descriptive qualitative. The sources of the data in this research are texts of children story. From these data identify the techniques of translation,then based on the translation techniques  used can be concludedresearch methods and ideology of translation.The result of this research shows that there are six translation techniques applied by the translators. They are : literal translation with 515 data (91.47%) , pure borrowing with 22 data (3.73%), discursive creationwith 12 data (2.13%), reduction with 7 data (1.24%), linguistic compression with 6 data (1.06%),  and generalization with 1 data (0.17%).The wholedata that  have been translated used the single translation technique. Based on the majority of the translation techniques used by the translators can be drawn the conclusion that the method of translation is a literal translation method with a tendency to maintain the source language or the ideology of foreignization. 
Keywords : Translation Technique, Method, Ideology, Children Story Universitas Sumatera Utara


ANALISIS TEKNIK, METODE DAN IDEOLOGI PENERJEMAHAN      
TERHADAP BUKU CERITA ANAK BILINGUAL                                                    
“FOUR FUNNY ANIMAL STORIES”.
SINDE
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

ABSTRAK

Penelitian ini adalah penelitian tentang jenis-jenis teknik penerjemahan, metode penerjemahan dan ideologi penerjemahan  terhadap cerita anak four funny animal stories. Tujuan dari penelitian ini adalah: petama untuk mengidentifikasi teknikteknik penerjemahan yang digunakan oleh penerjemah dalam menerjemahkan cerita anak, kemudian menganalisis metode dan ideologinya. Metode penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah buku cerita anak yang berupa bilingual book. Dari data tersebut diidentifikasi teknik-teknik penerjemahannya, kemudian berdasarkan teknik penerjemahan yang digunakan dapat disimpulkan metode penelitian dan ideologi penerjemahannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat enam teknik penerjemahan yang digunakan oleh penerjemah dalam menerjemahkan yaitu literal sebanyak 515 data (91.47%), Peminjaman Murni dengan 22 data( 3.73%), Kreasi diskursif dengan 12 data (2.13%), reduksi dengan 7 data (1.24),kompresi linguistik dengan 7 data (1.24%) dan generalisasi dengan 1 data (0.17%)  . Keseluruhan data yang diterjemahkan menggunakan  teknik tunggal. Berdasarkan mayoritas teknik penerjemahan yang digunakan penerjemah dapat ditarik simpulan bahwa metode penerjemahannya adalah metode penerjemahan literal dengan kecenderungan mempertahankan bentuk bahasa sumber atau ideologi foreignisasi Kata kunci : Teknik, Metode, Ideologi Penerjemahan, Cerita Anak.

Universitas Sumatera Utara

pdf

PENERJEMAH DAN PENELITIAN TERJEMAHAN


Abstract



Endang Suciati
Universitas Pesantren Tinggi Darul’Ulum Jombang
endangsuciati24@gmail.com

Abstrak
Terjemahan didefinisikan sebagai proses transfer bahasa (bahasa sumber) ke dalam bahasa lain (bahasa sasaran). Proses transfer bahasa dilakukan oleh penerjemah. Dalam proses pengalihan bahasa ini, penerjemah harus memiliki kriteria sebagai penerjemah baik untuk mendapatkan hasil terjemahan yang baik juga. Namun, terkadang ada hasil terjemahan yang tidak akurat (transfer bahasa tidak tepat) sehingga masih diperlukan penelitian mengenai penerjemahan.
kata kunci: penerjemah, terjemahan


Abstract
Translation is defined as a process of transfer of a language (source language) into another language (target language). The process of language transfer is performed by a translator. In the process of transferring languages, a translator must have the criteria as a good translator in order to obtain good translation results. However, there are still sometimes the results of translation that cannot convey the expected language transmission, so that the translation researches must be conducted.
key words: translator, translations

pdf

Penerjemah Terbaik pesaing Online: Google, Bing & Yahoo


Google telah mengangkat game-nya dengan memperkenalkan perangkat lunak Terjemahan dalam Google Goggles. Mereka mengumumkan fitur baru pada Official Google Mobile Blog mereka baru-baru ini. Google Goggles adalah di shell kacang sebuah aplikasi yang memungkinkan Anda untuk mengambil foto dari sebuah tempat yang tidak diketahui atau item, dan akan menggunakannya untuk membandingkan dengan informasi di internet. Hal ini kemudian akan kembali kepada Anda semua informasi terkait tempat yang tidak diketahui atau item. Apa yang Google lakukan sekarang adalah untuk memungkinkan Anda untuk mengambil foto dari sebuah teks Spanyol di dunia nyata, dan kemudian menunjukkan teks yang diterjemahkan (misalnya dalam Bahasa Inggris). Bayangkan dilema yang Anda hadapi ketika Anda berada di sebuah restoran Polandia denganbahasa Polandia menu-satunya. Jadi, dengan fungsi baru, Anda akan dapat titik kamera ponsel Anda ke menu, dan mendapatkan Terjemahan Bahasa Inggris kembali dalam hitungan detik. Bagaimana keren adalah bahwa? Mengapa Kita Apakah Jadi panik Mencari Solusi Terjemahan Bahasa?

Semua dari kita memiliki mendambakan penerjemah universal seperti yang terlihat pada Star Trek. Sebagian besar dari kita percaya bahwa jika kita dapat saling memahami dengan sempurna, kita akan memiliki perdamaian abadi. Banyak ilmuwan telah bekerja pada teknologi untuk membuat mungkin. Penelitian telah berlangsung untuk jangka waktu yang panjang, tapi kami tidak mendapatkan apapun lebih dekat. Baru-baru ini, peneliti bahasa Amerika memprediksi bahwa kita akan memiliki program terjemahan yang akan memahami apa yang kita katakan dalam 10 tahun mendatang. Namun, program ini hanya akan mampu menerjemahkan bidang tertentu subjek seperti tenis atau petunjuk arah mengemudi. Teknologi ini masih didasarkan pada statistik. Apa artinya adalah bahwa program ini akan membandingkan apa yang baru saja dikatakan satu juta entri dalam database-nya. Dari sana, dapat mempersempit untuk mengidentifikasi apa yang Anda benar-benar berarti. Jadi saya kira Star Trek yang universal penerjemah akan harus menunggu beberapa saat lagi.

Pertanyaan berikutnya: Mengapa begitu sulit untuk menciptakan sebuah teknologi yang dapat menerjemahkan dengan sempurna? Jawabannya terletak, pertama, dalam cara kita menggunakan bahasa tersebut. Penggunaan bahasa selalu berubah. Ini adalah evolusi konstan bahasa yang membuat hampir tidak mungkin untuk membuat perangkat lunak tersebut. Ini masih mungkin jika kita dapat membuat Kecerdasan Buatan yang setara dengan otak manusia. Kedua, adalah penggunaan tata bahasa. Kata-kata dapat disatukan dalam jutaan kombinasi. Kombinasi yang berbeda juga membawa arti yang berbeda. Itulah alasan mengapa Anda selalu mendapatkan beberapa kalimat yang tidak masuk akal dari perangkat lunak terjemahan internet. Namun, ketika datang ke terjemahan kata tunggal, perangkat lunak benar-benar tempat-on. Oleh karena itu, pelajaran di sini adalah bahwa perangkat lunak terjemahan adalah kamus mengagumkan, tetapi tidak pada semua besar dalam kalimat menafsirkan.

Percobaan A Sedikit Terjemahan
Dalam rangka untuk membuktikan poin saya, saya telah menemukan tes kecil. Saya menggunakan kalimat berikut sebagai teks asli "Artikel ini adalah tentang bagaimanaperangkat lunak penerjemahan yang digunakan untuk mengubah dunia kita dengan cara yang kita tidak bisa membayangkan."
Google Translate
Este seni culo trata sobre el c mo perangkat lunak de traducci n est siendo utilizado alinea transformar nuestro mundo en que formas tidak podemos imaginar.
Menerjemahkan kembali ke - "Artikel ini adalah tentang bagaimana perangkat lunak penerjemahan yang digunakan untuk mengubah dunia kita dengan cara yang kita tidak bisa membayangkan."
Bing Penterjemah
Este es culo seni sobre el c mo perangkat lunak de traducci n se est utilizando alinea transformar nuestro mundo de maneras que podemos imaginar.
Menerjemahkan kembali ke - "Artikel ini adalah tentang bagaimana perangkat lunak penerjemahan yang digunakan untuk mengubah dunia kita dengan cara yang dapat kita bayangkan."
Yahoo Babel Fish
Este seni culo sobre est c mo perangkat lunak el de la traducci n se est utilizando alinea transformar nuestro mundo de maneras que tidak ada imaginarnos podemos.
Menerjemahkan kembali ke - "Artikel ini adalah amplop bagaimana perangkat lunak terjemahan yang digunakan untuk mengubah dunia kita cara yang kita tidak bisa membayangkan kepada kami."
Kesimpulan
Dengan demikian, Anda dapat melihat bahwa Yahoo Babel Fish cacat serius dalam tata bahasa. Bing Translator adalah memberi kita arti yang salah dan benar-benar bertentangan. Namun, Google Translatetidak cukup ok kecuali kesalahan ejaan. Jadi, siapa pemenangnya? Aku akan membiarkan Anda memutuskan apakah Anda akan mempercayakan semua terjemahan bisnis Anda ke perangkat lunak terjemahan internet.
Sayangnya, solusi yang ada dan memiliki track record yang terbukti adalah penerjemah manusia. Ini harus sangat jelas sebagai Bangsa Serikat masih mempekerjakan ribuan penerjemah profesional untuk bertindak sebagai jembatan antara para pemimpin bangsa. Jika Anda ingin mendapatkan terjemahan dilakukan dengan benar, manusia akan hampir pasti menjadi bagian dari persamaan.

Tentang google.translate


   Translate google

    Google Terjemahan  (bahasa Inggris: Google Translate) adalah layanan yang disediakan oleh Google Inc. untuk menerjemahkan bagian teks atau halaman web dalam satu bahasa ke bahasa lain. Untuk beberapa bahasa, pengguna diminta untuk memberikan terjemahan alternatif, seperti untuk istilah teknis, yang akan dimasukkan untuk pembaruan dalam proses penerjemahan selanjutnya.

Tidak seperti layanan terjemahan lain seperti Babel Fish dan AOL yang menggunakan SYSTRAN, Google menggunakan perangkat lunak terjemahan sendiri.
Google Terjemahan, seperti alat terjemahan otomatis lain, memiliki beberapa keterbatasan. Meskipun dapat membantu pembaca untuk memahami isi umum dari teks bahasa asing, tetapi tidak memberikan terjemahan akurat.
Google melakukan penerjemahkan dengan pendekatan yang disebut penerjemahan berdasar statistik. Penerjemahan demikian merupakan hasil penelitian Franz-Josef Och yang telah memenangkan kontes DARPA untuk kecepatan mesin terjemahan pada tahun 2003. Sekarang Och menjadi kepala departemen mesin penerjemah Google.

          Menurut Och, untuk mengembangkan sistem mesin penerjemah berdasar statistik bagi dua bahasa diperlukan suatu koleksi teks paralel dalam dua bahasa tersebut yang terdiri lebih dari satu juta kata dan dua koleksi teks lainnya untuk masing-masing bahasa yang terdiri lebih dari satu miliar kata. Model statistik dari data ini kemudian digunakan untuk melakukan penerjemahan antar bahasa-bahasa tersebut.
          Untuk memperoleh data linguistik dalam jumlah sangat besar ini, Google menggunakan dokumen-dokumen Perserikatan Bangsa-Bangsa. Tersedianya Bahasa Arab dan Cina sebagai bahasa resmi PBB mungkin menjadi salah satu alasan mengapa Google Terjemahan pada awalnya difokuskan pada pembuatan terjemahan antara bahasa Inggris dengan bahasa-bahasa tersebut, dan bukan, misalnya dengan Bahasa Jepang atau Jerman, yang bukan merupakan bahasa resmi di PBB. Perwakilan Google sangat aktif dalam konferensi lokal di Jepang meminta para peneliti untuk memberi mereka koleksi teks paralel. 

Mulai 25 September 2008, Google Terjemahan telah memasukkan Bahasa Indonesiake dalam pilihan bahasa yang bisa diterjemahkan ■ Google Translate
Google Translate adalah software penerjemah bahasa manusia yang dibuat oleh Google. Beralamat di http://translate.google.com. Google Translate diperkenalkan pada tanggal 28 April 2006 untuk bahasa Arab. Software translasi ini juga tersedia sebagai apli­kasi Android dan iOS. Bahasa Indo­nesia sendiri mendapat support sejak 25 September 2008.

(+) Kelebihan
1.Mudah diakses
2.Cepat
3.Dapat membantu kita dalam menerjemahkan
4.Dapat belajar bahasa asing
5.Bisa semua bahasa
6.Terdapat suara membaca terjemaahan


(-) Kekurangan
1.Kadang-kadang google hanya  menerjemahkan perkata saja.
2.Hasil terjemahan kadang kurang baku.
3.Dibutuhkan sedikit pengetahuan tentang grammar atau susunan kata untuk mengantisipasi perubahan   makna kalimat.
4.Struktur atau susunan kata tiap-tiap bahasa berbeda-beda.
5.kalimat yang diterjemahkan mungkin tidak sesuai dengan maksud sebenarnya
Google translate, satu lagi.

Keunggulan Google adalan mudah untuk mengaksesnya dan mudah menerjemahkan nyakita dapat mengerti dengan bahasa asing dengan semua bahasa dan terdapat suara membaca terjemahan berbagai bahasa asin. yang sangat bermanfaat untuk menejemahkan kata
  Dan kita dapat mengakses dengan mudah dengan masuk ke websitehttp://translate.google.com.
    Kekurangan google.transalate yaitu terkadang hanya perktaannya saja , kakata-katanya pun kadang kurang baku ,stuktur bahasa yang berbeda-beda ,karenakalimat yang direjemahkan mungkin sesuai dengan maksud sebenarnya ,dan terkdang kata-katanya tidak selalu kita pahami .


Cara menggunakan Google translate :
1. Cari teks atau artikel yang akan kita terjemahkan
2. Buka 
http://translate.google.com
3. Pilih tab "Text and Web"


                                                                                      
4. Copy teks atau artikel yang akan kita terjemahkan
5. Paste di text field yang disediakan

6. Pilih bahasa asal dan bahasa tujuan yang ada dibawah text field
7. Klik tombol "Translate"
8. Hasil terjemahan akan muncul disamping kanan text field

Demikian cara menerjemahkan teks atau artikel dari bahasa inggris ke bahasa indonesia.

Kesimpulan

Google Translate adalah software penerjemah bahasa manusia yang dibuat oleh Google. Beralamat di http://translate.google.com. Google translate sangat berguna bagi siapa saja yang tidak begitu mengerti dengan bahasa asing karena dengan Google translate kita bisa membaca hampir semua website dengan bahasa kita .
             kita dapat mempermudah bahasa atau kata-kata yang sulit kita ketahui ,
  Dan kita dapat mengakses dengan mudah dengan masuk ke websitehttp://translate.google.com
Google Translate mempunyai kebihan dan kekurangan , kelebihan kita mudah mengak sesnya dan mempelajari bahasa yang kita tidak mengerti tetapi kekuranya dalan bahasa atau kata-katanya sangat berbeda dan terkadan ridak terlalu baku .